INDONESIA NEGARA TERKAYA DI DUNIA

Kamis, 21 Maret 2013

INDONESIA NEGARA TERKAYA DI DUNIA
Hampir semua lembaga penelitian dunia memprediksi Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Tahun 2020 Indonesia diperkirakan akan menjadi nomor 12 dunia, tahun 2030 akan menjadi negara terkaya nomor 7 dunia dibawah China, AS, India, Jepang, Brazil dan Rusia. Apa yang menjadi dasar perhitungan bagi ramalan tersebut? Apakah benar ramalan itu akan terwujud?
Kekuatan ekonomi suatu negara selalu diidentikkan dengan perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB), yang merupakan nilai keseluruhan semua barang dan jasa yang dihasilkan di suatu wilayah/negara selama 1 tahun. PDB biasa dihitung dengan cara menjumlahkan 4 komponen yakni : Konsumsi (belanja rumah tangga), Investasi (pengeluaran sektor usaha), Belanja Pemerintah, dan Neraca Perdagangan (ekspor dikurangi impor):
      PDB = Konsumsi + Investasi + Belanja Pemerintah + Neraca Perdagangan
Data tahun 2012 PDB Indonesia sebesar US $ 866 trilyun yang merupakan PDB nomor 16 di dunia, urutan ke-4 di Asia (di bawah China, India dan Korsel) dan nomor 1 di Asean, bahkan nilai tersebut mencapai 48% dari total PDB semua negara se-Asean! Memang PDB bukanlah angka mutlak yang menggambarkan kekuatan ekonomi suatu negara, indikator yang berikutnya adalah PDB per kapita, yakni pendapatan rata-rata penduduk suatu negara yang dihitung dengan cara PDB dibagi jumlah penduduk. Nah untuk PDB Per Kapita Indonesia tahun 2012 masih diurutan 120 dunia yakni sebesar US $ 3,563 (yang di peroleh dari PDB $ 866 trilyun dibagi sekitar 243 juta penduduk Indonesia).
   PDB Per Kapita  = PDB : Jumlah Penduduk   ($ 3,563 = $ 866 trilyun :  243 juta)
Walaupun PDB Per Kapita Indonesia belum terlalu besar tapi pertumbuhan ekonominya sangat pesat. Dari tahun 2007 sampai 2012 pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu diatas 6% (hanya tahun 2009 yang 4,5% karena imbas krisis di AS), tahun 2011 Ekonomi Indonesia tumbuh 6,5% yang merupakan urutan ke-3 pertumbuhan ekonomi di dunia (setelah China dan India) dan urutan ke-2 tahun 2012 di bawah China.
Tingkat Pertumbuhan Perekonomian suatu negara lebih penting dibanding besarnya PDB atau PDB Per Kapita saat ini. Tahun 2002 PDB Indonesia hanya US $ 196 trilyun dan PDB Per Kapita US $ 830, jadi dalam waktu sepuluh tahun PDB kita meningkat 4,4 kali lipat dan PDB Per Kapita meningkat 4,3 kali lipat, merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan tertinggi di dunia. Inilah yang merupakan dasar prediksi Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor 12 tahun 2020 dan ke-7 tahun 2030.
Kecepatan pertumbuhan ekonomi suatu negara seperti kecepatan laju sebuah kapal, maka yang menentukan adalah mesin dari kapal itu. Ada 4 mesin kapal yaitu Konsumsi, Investasi, Belanja Pemerintah dan Neraca Pembayaran (4 komponen PDB). Ada negara yang hanya menggunakan 1 mesin, ada 2 mesin, 3 mesin atau 4 mesin. Ada yang mesinnya cepat ada yang lambat, ada yang mati, bahkan ada yang bergerak mundur (jika negara lagi krisis, seperti eropa yang sekarang pertumbuhannya ada yang minus).
Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sebenarnya hanya digerakkan 2 mesin, yakni Konsumsi (belanja rumah tangga) dan Investasi (sektor usaha). Dari PDB tahun 2012 US $ 866 trilyun, didominasi Konsumsi (55%) dan Investasi (33%). Konsumsi tumbuh tinggi karena dengan PDB Per Kapita di atas US $ 3,000 golongan masyarakat kelas menengah Indoneia sekitar 140 juta orang (60% dari jumlah penduduk saat ini). Kelas menengah ini dengan pendapatan rata-rata Rp 3 juta per bulan (Rp 36 juta per tahun/PDB per kapita $ 3,563) mampu membeli selain kebutuhan primer (makan, pakaian, rumah) seperti elektronik, gadget, hiburan, liburan, restoran dll. Banyaknya jumlah penduduk golongan ekonomi menengah inilah yang merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Mesin yang ke-2 adalah Investasi (sektor usaha) yang di Indonesia masih tumbuh dengan cepat. Padahal jika dibandingkan dengan negara lain misalnya China, kebijakan yang menopang investasi di Indonesia masih sangat lemah, infrastruktur yang masih sangat kurang (jalan, jembatan, dll), birokrasi yang berbelit, pungli dan sebagainya, tapi anehnya pada tahun 2012 Indonesia masih menempati peringkat investasi tertinggi ke-3 di dunia setelah China dan AS. Bisa dibayangkan jika variable yang mendukung investasi tersebut diperbaiki, mesin yang ke-2 ini pasti akan bergerak lebih cepat lagi.
Mesin yang ke 4, Neraca Pembayaran 2012 sedikit minus karena ekspor yang agak menurun karena krisis eropa. Bagaimana mesin yang ke-3? Disinilah sebenarnya titik kelemahan kita, mesin ke-3 yakni belanja pemerintah  tidak bekerja dengan baik, dikarenakan pengelolaan dana yang tidak efisien, besarnya subsidi BBM, korupsi merajalela, banyak kebijakan yang salah, politik yang carut-marut, kemiskinan, kelemahan penegakkan hukum, dan banyak lagi yang bisa disebutkan. Tapi disinilah hebatnya negara kita, walaupun banyak sekali kelemahan pemerintah sebagai pengambil keputusan, negara kita akan tetap menjadi kaya, menjadi negara terkaya. Aneh bin ajaib? Bahkan diandaikan pemerintah tidak bekerja sama sekali Indonesia pasti tetap kaya, karena bisa dibilang Indonesia Autopilot (pesawat yang bisa mengendalikan dirinya sendiri tanpa ada pilot)! Negara Indonesia adalah negara yang sangat kaya untuk menjadi negara miskin.
Bukan maksud saya untuk mengatakan bahwa pemerintah kita selama ini tidak bekerja, banyak sebenarnya hal-hal yang sangat bagus telah dilakukan oleh pemerintah selama ini, terutama stabilitas dan keamanan yang terjaga sangat baik (jika sampai terjadi chaos atau perang, sekuat apapun ekonomi suatu negara pasti akan turun bahkan bisa hancur). Hasil pertumbuhan ekonomi (salah satu yang tercepat di dunia) yang kita capai saat ini adalah hasil dari pemerintah juga. Tapi sayangnya jika kita menyimak berita di media yang selalu disebutkan adalah hanya sisi negatif dan kekurangannya saja. Mestinya media lebih arif dan netral sampaikan juga sisi positif dan kelebihan yang sudah dicapai selama ini.
Saya pernah diskusi dengan teman saya dari media, kenapa kemajuan Indonesia yang kadang-kadang jarang diekpose tidak seperti sisi kelemahan yang setiap saat diberitakan, dia bilang memang tugas media mengkritik, mengontrontrol dan memberi masukan agar pemerintah selalu waspada dan berbenah. Tapi menurut saya jika berita negatif terus yang dibaca dan didengar seluruh masyarakat termasuk generasi muda kita, bukankan akan melemahkan kita secara mental? Bukankah akan terbentuk opini pada masyarakat seolah-olah negara kita terus memburuk, semakin miskin atau malah akan segera bangkrut? Bukankah sikap, kepercayaan dan mental akan berpengaruh pada pekerjaan fisik yang kita lakukan? Hampir semua buku motivasi menyarankan jika mau berhasil, sukses, mencapai impian kita harus selalu mengingat hal-hal positif yang ada pada kita, kekuatan kita, hasil baik yang sudah kita capai. Sedangkan kelemahan kita, kekurangan dll hanya kita jadikan sebagai pelajaran untuk kita lebih baik (bukannya disebut dan diingat secara terus-menerus).
PDB, PDB Per Kapita, Pertumbuhan Perekonomian sebenarnya bukanlah satu-satunya indikator yang akan menjadikan negara Indonesia menjadi negara terkaya di dunia. Dengan jumlah penduduk 243 juta saat ini yang merupakan negera ke-4 penduduk terbesar di dunia, Indonesia adalah suatu pasar yang sangat besar yang akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi, bandingkan dengan Singapura, walaupun  PDB Per Kapitanya adalah nomor 3 di dunia tapi penduduknya sangat sedikit, pasar dalam negerinya sangat kecil. Jika misalnya seorang musisi membuat album di singapura dan pembelinya hanya warga singapura bisa dihitung hanya berapa copy terjual. Sebaliknya jika terjadi di Indonesia albumnya akan dapat memecahkan rekor penjualan tertinggi.
Dengan pencapaian PDB Per Kapita menembus US $ 3,000 pada tahun 2010 Indonesia akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat karena kuatnya golongan ekonomi kelas menengah. Korsel yang mencapai level itu pada awal tahun 2000an setelah itu mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat. Saat ini kita bisa melihat kemajuan Korsel yang luar biasa, banyak hasil industrinya yang sukses seperti Samsung, LG, Hyundai dll. China mencapai US $ 3,000 pada tahun 2009, setelah itu perekonomiannya tumbuh secara ajaib.
Golongan menengah itu karena punya penghasilan yang lebih (setelah kebutuhan primer terpenuhi) memiliki dana menganggur yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sekunder dan kebutuhan lux. Dana lebih itu juga bisa diinvestasikan dan mendirikan bisnis. Perkembangan pengusaha UKM (Usaha Kecil dan Menengah) beberapa tahun ini sangat berkembang cepat, akibatnya semakin banyak pengusaha akan semakin banyak lapangan kerja, yang pada gilirannya akan dapat mengentaskan pengangguran dan kemiskinan.
Alhamdulillah dulunya saya seorang karyawan dan sekarang telah menjadi seorang pengusaha. Setelah sekitar 10 tahun menjadi pengusaha, kini saya  memperkerjakan sekitar 300 orang karyawan, bahkan ada teman saya pengusaha yang memperkerjakan ribuan orang karyawan. Misalkan ada 1 juta pengusaha baru yang masing-masing bisa memperkerjakan 50 orang, akan tersedia 50 juta lapangan kerja baru. Tidak akan ada lagi pengangguran, tidak akan ada lagi TKI yang disiksa di Malaysia atau diperkosa di Arab karena banyaknya lapangan kerja di Indonesia. Bahkan kita akan kekurangan tenaga kerja, tapi tidak masalah kita bisa impor tenaga kerja, jika perlu gantian kita impor dari Malaysia dan Arab (asal jangan gantian kita siksa atau kita perkosa). Selain SDM kita juga memiliki Sumber Daya Alam (SDA) sangat berlimpah bahkan potensinya adalah nomor 1 di dunia (bukan timur tengah dengan BBM-nya, buka AS dengan teknologinya), paparan di bawah ini hanyalah beberapa diantaranya.
Indonesia adalah penghasil emas terbesar di dunia, pertambangan emas dan tembaga Free Port (Papua) selain terbesar juga memiliki kualitas terbaik (sayang saat ini negera kita hanya menerima sedikit sekali hasilnya). Yang luar biasa adalah dibawah kandungan emas dan tembaga itu terdapat kandungan Uranium yang nilainya sangat besar, bahkan bisa 100 kali lebih tinggi nilainya dari kandungan emasnya. Kita juga memiliki kandungan gas alam cair terbesar di dunia, dan banyak lagi sumber bahan tambang kita yang menjadi salah satu terbesar di dunia seperti timah, BBM, CPO, dll.
Indonesia memiliki lautan terluas di dunia dengan potensi hasil laut yang sangat besar, memiliki hutan tropis terbesar di dunia, tanah yang paling subur. Belum lagi sangat banyak pemandangan yang indah yang bisa jadi potensi untuk dunia pariwisata. Saya sering ke daerah-daerah di Indonesia termasuk ke Bali, sangat banyak sebenarnya pemandangan alam yang tidak kalah indahnya dari Bali, seperti pantai di Pulau Bangka, Bengkulu, Padang, Lombok, Papua, dll. Bahkan ada beberapa tempat/daerah yang sangat yakin dibandingkan daerah mereka, Bali itu belum ada apa-apanya, saya yang ikut menyaksikan 100% mengamini hal itu (sayangnya masih sedikit yang digarap serius sebagai daerah pariwisata). Masih banyak lagi kekayaan Indonesia yang bisa diuraikan lagi.
Jadi Indonesia menjadi negara terkaya di dunia bukanlah hanya mimpi belaka, dengan pencapaian PDB dan cepatnya pertumbuhan ekonomi saat ini, Jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia ditambah sumber daya alam yang sangat berlimpah akan menjadikan Negara kita menjadi negara ke-12 tahun 2020 dan terkaya ke-7 tahun 2030. Sebagai bangsa yang pernah dijajah kita terkenal sebagai bangsa pejuang, tidak kenal menyerah, buktinya kita pernah beberapa kali melewati krisis ekonomi termasuk krisis moneter 1997. Bahkan saat krisis menimpa AS tahun 2009 dan diikuti Eropa saat ini, hanya sedikit berdampak kepada kita, coba bandingkan dengan Singapura yang tahun 2009 pertumbuhan ekonominya negatif. Selain itu orang Indonesia juga terkenal dengan ide dan kreatifitasnya, banyak putra-putri bangsa yang mengukir prestasi cemerlang di luar negeri. 
Marilah kita bersama-sama menggapai semua impian kita, sebuah negara yang besar, maju, sehat, sejahtera dan terkaya. Semuanya adalah impian Indonesia, jangan mau lagi disebut sebagai negara pengutang, negara terkorup, negara miskin atau negara berkembang. Jangan mau lagi diejek dan disepelekan. Kita yakin jika negara kita kuat, kaya dan makmur maka tidak akan mudah harga diri kita diinjak-injak oleh negara lain. Bermimpi dengan keyakinan adalah sama dengan kita berdoa, Bermimpi bersama berarti kita bedoa secara bersama-sama, memiliki keyakinan yang sama, bekerja dan berjuang bersama maka menjadi negara terkaya ke 7 sangat mungkin akan kita capai lebih cepat, bahkan akhirnya dengan segala potensi yang dimiliki kita akan mencapai menjadi negara TERKAYA nomor 1 di dunia. 




1 komentar:

Ahmad Hidayat at: 18 September 2013 16.22 mengatakan...

Potensi maju besar. tp kagak bisa ngerawat.

Poskan Komentar